Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

Uncategorized ยท 22 Agu 2020 16:47 WIB

WHO Prediksi Pandemi Covid-19 Selesai Sebelum 2022


 Tedros Adhanom Ghebreyesus/Net Perbesar

Tedros Adhanom Ghebreyesus/Net

BANDUNGNEWS.ID- Pemimpin WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus memperkirakan Virus Corona (COVID-19) akan selesai sebelum dua tahun. Prediksi itu berdasarkan durasi Flu Spanyol pada 1918.

“Kami berharap dapat menyelesaikan pandemi ini dalam waktu kurang dari dua tahun,” kata Tedros kepada wartawan dari markas besar WHO di Jenewa, bersikeras bahwa mungkin untuk menjinakkan virus corona baru lebih cepat daripada Flu Spanyol, pandemi mematikan tahun 1918.

Dibandingkan dengan saat itu, dunia saat ini berada pada posisi yang kurang menguntungkan karena “globalisasi, kedekatan, dan keterhubungan”, yang memungkinkan virus corona baru menyebar ke seluruh dunia dengan kecepatan kilat, Tedros mengakui.

Baca Juga:  Ini Bedanya Suka, Cinta dan Sayang Menurut Pakar

Tetapi dunia juga sekarang memiliki keunggulan teknologi yang jauh lebih baik, katanya, dikutip dari Al Jazeera, Sabtu (22/8/2020).

Dengan “memanfaatkan alat-alat yang ada secara maksimal dan berharap kami dapat memiliki alat tambahan seperti vaksin, saya kira kami dapat menyelesaikannya dalam waktu yang lebih singkat dibandingkan flu 1918,” tambahnya.

“Tentunya dengan lebih banyak perhubungan, virusnya punya lebih banyak kesempatan menyebar,” lanjut Dr. Tedros seperti dilansir BBC.

Baca Juga:  Keluarga Gelar Walimatus Safar, Ridwan Kamil Berangkat ke Tanah Suci Hari Ini

“Namun pada saat yang sama, kita memiliki teknologi dan pengetahuan untuk menghentikannya,” lanjutnya.

Flu Spanyol pada 1918 membunuh setidaknya 50 juta orang. Meski bernama Flu Spanyol, virus itu sebetulnya tersebar di berbagai negara.

COVID-19 telah merenggut nyawa 799 ribu orang.

Dr. Tedros juga mengecam koruptor terkait Alat Perlindungan Diri (APD). Ia berkata korupsi APD sama saja seperti pembunuhan.

Baca Juga:  Legislator Apresiasi Jokowi Respon Cepat Beri Kepastian Vaksinasi COVID-19 Januai 2021

“Sebab jika pegawai kesehatan bekerja tanpa APD, kita menambah risiko bagi nyawa mereka. Dan itu juga menjadi risiko terhadap nyawa orang-orang yang mereka layani,” kata Dr. Tedros.

Berdasarkan data Johns Hopkins University, kasus positif COVID-19 di dunia sudah hampir menyentuh 23 juta orang. [red]

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Doakan Ganjar Pranowo, GMP Gelar Program Mengaji

24 November 2022 - 10:29 WIB

Cara Cek dan Registrasi IMEI Untuk Pelanggan XL Axiata

28 Oktober 2022 - 07:14 WIB

Fakta: Perempuan Lebih Mengingat Kata-kata Dibandingkan Laki-laki

19 Oktober 2022 - 09:05 WIB

3 Tersangka Judi Online Ditangkap, Polisi: Bukan Jaringan Apin BK

15 Oktober 2022 - 09:42 WIB

Hati-hati, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem di Jawa Barat akan Terjadi Sepekan Kedepan

10 Oktober 2022 - 10:08 WIB

Rizky Billar Mangkir dari Pemeriksaan, Kedapatan Ngamuk di Media Sosial

10 Oktober 2022 - 09:48 WIB

Trending di Uncategorized