Menu

Mode Gelap
 

Dunia · 25 Agu 2020 22:56 WIB

WHO: Virus Corona Melambat di Seluruh Dunia kecuali Asia Tenggara


 WHO: Virus Corona Melambat di Seluruh Dunia kecuali Asia Tenggara Perbesar

BANDUNGNEWS.ID- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pandemi virus Corona COVID-19 masih terus merebak. Namun, peningkatan kasus Corona dan kematian karena Corona melambat secara global, tapi hal ini tidak berlaku untuk negara di Asia Tenggara dan Mediterania timur.

Dikutip dari laman Reuters, dalam pembaruan epidemiologi yang dikeluarkan pada Senin (24/8/2020). Dikatakan bahwa Amerika Serikat (AS) menjadi negara yang paling terdampak. Terhitung setengah dari kasus yang baru dilaporkan dan 62 persen dari 39.240 kematian dalam seminggu terakhir berasal dari negara tersebut.

Baca Juga:  PSBB Proporsional Berlanjut, Penegakan Hukum Akan Lebih Tegas¬†

Lebih dari 23.65 juta orang telah dilaporkan terinfeksi virus Corona secara global dan 811.895 di antaranya meninggal dunia akibat virus Corona.

“Lebih dari 1.7 juta kasus COVID-19 baru dan 39.000 kematian baru dilaporkan ke WHO pada 23 Agustus, dan penurunan 4 persen dalam jumlah kasus dan (penurunan 12 persen) dalam jumlah kematian dibandingkan minggu sebelumnya,” jelas WHO.

Baca Juga:  Terkait Perayaan HUT RI ke-76 di Situasi Pandemi, Begini Kata Oded

Asia Tenggara menjadi wilayah yang paling terdampak kedua, setelah melaporkan lonjakan virus Corona yang menyebabkan 28 persen kasus baru dan 15 persen kematian. Sementara itu India terus melaporkan sebagian besar kasus, sedangkan di Nepal virus Corona begitu cepat menyebar di negara tersebut.

WHO menyebut di wilayah Mediterania timur, jumlah kasus corona yang dilaporkan meningkat sekitar 4 persen, tetapi jumlah kematian akibat Corona dilaporkan menurun terhitung selama enam minggu terakhir. Sedangkan Lebanon, Tunisia, dan Yordania melaporkan peningkatan kasus Corona tertinggi dibandingkan dengan minggu sebelumnya.

Baca Juga:  Pelatih Persib Robert Rene Soroti Stamina Pemain

Jumlah kasus dan kematian yang dilaporkan di seluruh Afrika menurun sebesar 8 persen dan 11 persen selama seminggu terakhir.

“Di kawasan Eropa, jumlah kasus yang dilaporkan terus meningkat selama tiga minggu terakhir. Namun, hanya sedikit penurunan sekitar 1 persen yang dilaporkan dalam seminggu terakhir, dan jumlah kematian terus menurun di seluruh wilayah,” tambah WHO. [red]

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bayern Munchen Resmi Boyong Matthijs De Ligt dari Juventus

20 Juli 2022 - 08:00 WIB

Pemkab Kolaborasikan TMMD dan Gempungan Demi Wujudkan Purwakarta Istimewa

12 Mei 2022 - 18:19 WIB

Kepala KCD XII Dr. Abur Mustikawanto, M.Ed: Tingkatkan Kompetensi Murid Sekolah

4 April 2022 - 23:09 WIB

Cegah Meningkatnya Penyalahgunaan Narkoba, BNN Rangkul Pelajar Melalui Festival Paduan Suara

28 Maret 2022 - 23:09 WIB

Jelang Ramadan XL Axiata Perkuat Jaringan untuk Dukung Kenyamanan Aktivitas Masyarakat

28 Maret 2022 - 20:09 WIB

Elektabilitas PDIP Tertinggi, Ono Surono: Terimakasih Atas Kepercayaan Rakyat

28 Maret 2022 - 20:05 WIB

Trending di Jabar