Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

Kota Bandung · 24 Sep 2020 13:13 WIB

Yana Mulyana Ajak Masyarakat Terus Berperan Aktif Lawan COVID-19


 Yana Mulyana Ajak Masyarakat Terus Berperan Aktif Lawan COVID-19 Perbesar

BANDUNGNEWS.ID –  Wakil Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, yang juga Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana, mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif melawan COVID – 19. Ia menegaskan, penanganan pandemi ini, sangat memerlukan peran aktif dari masyarakat.

Pasalnya, berbagai program pemerintah, dalah hal ini Pemerintah Kota (Pemkot) tidak akan mendapatkan hasil optimal apabila tidak ada dukungan masyarakat.

“Untuk itu, seruan dan edukasi kepada masyarakat harus terus dilakukan,” kata Yana saat pelepasan tim wawar lapangan Gerakan Bersama (Gema) Lawan COVID-19 di Puskesmas Sukarasa, Kamis (24/9/2020).

“Kita harus bisa mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menangani COVID-19. Meskipun berbagai upaya pemerintah sudah dilakukan tapi kalau partisipasi masyarakat tidak ikut ya berat,” sambungnya.

Baca Juga:  Ketua DPRD Kota Bandung Apresiasi Percepatan Vaksinasi Bantuan TNI dan Polri

Tim wawar ini secara serentak bergerak dari 80 UPT Puskesmas di Kota Bandung. Mereka dibantu aparat kewilayahan. Tim ini akan turun ke tengah masyarakat untuk menggemakan perihal gerakan 3 M, yakni Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak.

“Partisipasi masyarakat jadi kunci yang sangat penting. Apapun yang kita lakukan kalau masyatakat tidak pakai masker, tidak jaga jarak ya tetap berat,” ujarnya.

Yana menuturkan, edukasi dan imbauan langsung kepada masyarakat ini harus semakin gencar. Hal itu seiring dengan masifnya pelacakan yang oleh Pemkot Bandung. Dengan pemetaan yang cermat maka langkah penanganan bisa dilakukan sedini mungkin untuk menekan penyebaran COVID-19.
Saat ini, Kota Bandung telah melaksanakan pelacakan dengan tes usap atau swab test melebihi standar WHO. Organisasi kesehatan dunia tersebut mematok batas minimal pelacakan sebesar 1 persen dari jumlah penduduk.

Baca Juga:  Dorong UMKM Perempuan, XL Axiata – Bank OCBC NISP Gelar “Kompetisi Modal Pintar Sisternet”

“Konsekuensinya semakin banyak kita ketahui, semakin banyak terkonfirmasi aktif. Tapi yang penting kita melakukan tes masif. Kita punya laboratorium BSL 2 (Biosafety Level 2) yang bisa dengan cepat mengetahui hasilnya,” katanya.
“Kita bisa telusuri siapa saja yang terkonfirmasi. Meskipun sekarang yang dominan itu OTG (Orang Tanpa Gejala), tapi tetap berpotensi menularkan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Kembali Menambah Empat Sekolah Baru Khusus Lansia

Dengan pelacakan ini, sambung Yana, sekaligus memberikan peringatan kepada masyarakat agar tetap waspada. Karena keberadaan COVID-19 yang terdeteksi kini kerap ditemukan pada orang dengan kondisi fisik bugar atau OTG.
“Ahamdulillah berdasarkan parameter, pandemi COVID-19 di Kota Bandung terkendali. Tapi tetap kita harus selalu waspada menerapkan pola hidup sehat dan menjalankan protokol kesehatan,” pinta Yana.

Sebagai mantan penyintas, Yana kembali mengingatkan agar masyarakat tidak menganggap sepele COVID-19.
“Saya tidak berharap ada warga Kota Bandung yang merasakan berat dan sakitnya berjuang melawan COVID-19. Minimal kalau kita OTG, tidak menularkan kepada orang lain,” tandasnya.

(Mil)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Digelar di Ponpes Miftahul Huda, GMP Berbagi Berlangsung Khidmat

28 November 2022 - 23:25 WIB

GMP Berbagi

Bantu Rakyat Kecil, GMP Karawang Gelar Bazar Sembako Murah

27 November 2022 - 14:11 WIB

Jabar MoU dengan Pemerintah Pusat, Komitmen Pengelolaan Sampah Citarum

19 November 2022 - 07:46 WIB

Ridwan Kamil Minta Polemik Pembangunan Masjid Margonda Depok di Musyawarahkan Sebaik Mungkin

18 November 2022 - 08:08 WIB

GMP Jabar Gelar Program Peduli Kasih, 100 Warga Ikuti Pengobatan Alternatif Gratis

13 November 2022 - 11:24 WIB

Wagub Jabar Lepas Ekspor Tanaman Hias di CPF 2022

11 November 2022 - 12:28 WIB

Trending di Jabar