Menu

Mode Gelap
 

Jabar ยท 10 Feb 2021 03:27 WIB

Yuningsih: Kinerja Pos Pemeriksaan Hewan di Gunung Sindur Tidak Maksimal


 DPRD Jabar Kunjungi UPTD BPPHK Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Senin 8 Februari 2021. Perbesar

DPRD Jabar Kunjungi UPTD BPPHK Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Senin 8 Februari 2021.

 

BANDUNG NEWS – Pos pemeriksaan hewan di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor dinilai tidak maksimal dalam mengecek dan pemeriksaan lalu intas hewan ternak baik yang menuju Jawa Barat maupun keluar Jawa Barat. Hal ini sebagaimana dikemukakan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, Yuningsih.

“Dengan kondisi seperti saat ini Pos pemeriksaan hewan di Gunung Sindur tidak akan maksimal dalam mengecek dan pemeriksaan lalu lintas hewan ternak baik yang menuju Jawa Barat maupun keluar Jawa Barat,” ujar Yuningsih kepada awak media di UPTD BPPHK Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Senin 8 Februari 2021.

Baca Juga:  Guna Tingkatkan Pelayanan, Komisi V Minta Dinkes Optimalkan Anggaran RSUD

Yuningsih menyarankan agar pos pemeriksaan hewan Gunung Sindur Kabupaten Bogor memiliki komponen pengelolaan yang komprehensif sehingga lalulintas pengecekan dapat dilakukan dengan baik.

Untuk itu, pihaknya mendorong peningkatan anggaran dan sumber daya manusia di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Subunit Pelayanan Pemeriksaan Hewan Gunung Sindur Dinas Ketahanan Pangan Dan Peternakan Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga:  DPR: Pemprov Jabar Harus Prioritaskan Kesejahteraan Buruh

Apalagi di saat pandemi Covid-19 ini bukan hanya hewan tetapi kandungan protein dalam konteks kesehatan hewan harus diperhatikan. Sehingga perlu alat yang memadai untuk melakukan pengecekan tersebut.

“Bisa dikatakan subunit pengecekan hewan di UPTD Gunung Sindur ini relative sepi, dengan kata lain tidak produktif. Untuk meningkatkannya perlu fasilitas alat yang memadai agar pelaku usaha peternakan baik dari luar daerah Jawa Barat dan sebaliknya dapat mengecek disini,” ujarnya.

Baca Juga:  Indeks Keterbukaan Informasi Publik Jabar Terus Membaik

Menurut Yuningsih, permasalahan lain yang dihadapi UPTD Gunung Sindur yakni persoalan SDM. UPTD yang hanya diisi oleh empat staf dengan komposisi dua ASN dan dua honorer jauh dari kelayakan sebuah UPTD pemeriksaan hewan. Hal itu diperparah dengan minimnya perlatan untuk pemeriksaan hewan.

“Kemungkinan sepinya pemeriksaan hewan lantaran memang tidak didukung alat yang memadai dan pegawai yang minim,” ujarnya. [jar]

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Komisi V Dorong Angggaran Perbaikan Untuk Panti Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia

11 Agustus 2022 - 15:24 WIB

Penopang Jembatan Cigereuh Kabupaten Bandung Rusak, Komisi IV DPRD Jabar Respon Rencana Perbaikan

11 Agustus 2022 - 15:20 WIB

BPS Jawa Barat Sebut Ekonomi Jabar Tumbuh 5,68 Persen

10 Agustus 2022 - 10:59 WIB

Tampung Aspirasi Tenaga Honorer, Ridwan Kamil Usulkan Bentuk Gugus Tugas

9 Agustus 2022 - 18:18 WIB

Ridwan Kamil Gandeng Wanadri dalam Program Tanam Mangrove

8 Agustus 2022 - 06:30 WIB

Imunisasi Capai 83 Persen, Jabar Targetkan Bebas Campak dan Rebula 2023

2 Agustus 2022 - 14:19 WIB

Trending di Jabar